Arsip untuk 22 Desember 2008

Mata Air Kata.

Posted in Sajak on 22 Desember 2008 by langitjiwa

Pagi ini aku tidak akan menulis puisi yang berapi-api.
Yang akan membakar jiwamu,merontokan rasamu.
Pagi ini hanya sebuah rangkaian kata puisi sederhana,
Dimana bunga kata kupetik dari ladang hatiku.
Kuncup bunga kata mekar dan berkembang,menebarkan wangi bersama sinar matahari yang menusuk tajam pada mata jendela kamar hotelku.

Jauh darimu,ku tulis puisi sederhana ini.
Dengan Kata-katanya yang tak akan pernah habis,Tak akan habis! Untuk menulis tentangmu.
Ia akan selalu terus tumbuh dan berkembang.
Karena kau adalah; Mata air kata yang selalu mengalir membasahi ladang kata di hatiku.

langitjiwa.
(Selamat Hari Ibu,Istriku.)
**

Untuk Istriku dan Kedua Anakku (Puan Dan Pelangi);

Berpisah denganmu, bagai mata tak berair pada telaga kerinduanku. Sungguh, terhempas aku pada celah sunyi malam yang tak terobati.

Ayah.

  • Photobucket
  • WarungPuisi
  • ">Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • "Indonesians’
  • outils webmaster
    alternative media
  • Photobucket
  • Profil Facebook Langitjiwa Andra
  • Photo by: Raraindra Prakasa

    Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket
  • Galeri

    Daily Painters
    Art Gallery
    Contemporary original art for sale by painting a day artists and habitual painters, from the Daily Painters Art Gallery
    contemporary
    original art for sale

    www.dailypainters.com
  • Award From ;Alex

    Photobucket
  • Award Best Influence Blog From; GusTALKS( Semarangreview)

    Photobucket
  • Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.
  • free counter
    free counter
  • ip-location
  • menghitung hari :

    Desember 2008
    M S S R K J S
    « Nov   Jan »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • pasal 9 ayat : kata-kata

    "....menulis bagiku adalah ungkapan rasa pada jiwa dan hatiku.Dimana ia tersimpan pada langit-langit kesadaran rasa. kata-kata tercipta dari perenungan dan menyelam pada lembah hakekat kata.Walau tertuang dengan kata-kata sederhana.maka aku akan menyelaminya dimana kata-kata menjadi hikmah bagi diriku,walau itu hanya dengan satu kata-kata !" langitjiwa.
  • Cahaya Sajak

    Di bibir malam,kau menyalakan satu batang lilin kerinduan yang kau bakar dari api kata-kata sajak Cintamu Dengan kata-kata sajak cinta darimu telah menjadikan bintang-bintang di angkasa luas dan bulan purnama merah membara,dan terbakar. yang menjadikannya percikan bunga-bunga api kata-kata! Pada malam di hutan waktu yang telah menjadikan kata-kata sajakmu telah terbit dari cahaya jiwamu, dan terbaca pada matahatiku. Dan,menerangi pada ruang hatiku,selamanya! l a n g i t j i w a
  • Moon light
  • qizink la aziva

    ' ada tanda menunggu menjadi waktu'
  • Coretanku

    Berpisah denganmu, bagai mata tak berair pada telaga kerinduanku. Sungguh, terhempas aku pada celah sunyi malam yang tak terobati. l a n g i t j i w a
  • arsip

  • sahabat berkomentar:

    jee di TERMINAL KEBERANGKATAN
    sunarnosahlan di TERMINAL KEBERANGKATAN
    adi sucipto di IBSN : Suara Yang Membuat laki…
    adi sucipto di IBSN : Suara Yang Membuat laki…
    zeromask di TERMINAL KEBERANGKATAN
    fitri hermawati di Buku tamu:
    ceritapenulis di UNTUK KESEKIAN KALINYA AKU MEN…
    izmi di Aku Benci kamu!
    reki klewer di Menyapamu
    otakberpikir di Jalan Sufi
    atmakusumah di Buku tamu:
    rizkaaa di Rindu Ayah
    Willy Wungo di AMELIA
    bluethunderheart di TERMINAL KEBERANGKATAN
    meylya di TERMINAL KEBERANGKATAN
  • Selamat Datang

    Terima-Kasih,sudah singgah dirumah kontrakan ini.Bila ingin melanjutkan perjalanan hati-hati di jalan Maya.
  • Subscribe in a reader
  • Brinks Home Security

    Sponsored by: Brinks Home Security
  • nasibmu..

  • kunjungan sahabat:

  • Meta