Rindu Ayah
Melihat fotomu,ayah.
Ada kerinduan yang membasahi hatiku.
Saat inginku tulis tentang dirimu,
Penaku bergetar,
Kata-kataku menangis.
l a n g i t j i w a.
* 25 Desember nanti adalah hari ulang tahunmu.Kini kau telah kembali kerumah Bapa.
Malam ini wajahmu terus menari-nari dilangit jiwaku.
19 Desember 2008 pada 08:09
dduuuhh… bener banget jadi ngingetin ayah gue yang lari dari kenyataannn… (lho?!) top bgt dech…
lam knaalll…
19 Desember 2008 pada 09:36
ayah dalam hening sepi ku rindu
untuk menuai padi milik kita
tapi kerinduan tidak hanya kerinduan
aku akan pulang
hehehe
19 Desember 2008 pada 09:47
setiap kerinduan selalu membuat hatiku menangis terutama dgn kedua orang tuaku.
19 Desember 2008 pada 10:30
:’(
Sejuta kenangan bersama ayah
semoga setiap doa mengalir deras untuk nya.
19 Desember 2008 pada 10:37
sebagai anak, kita wajib mendoakan beliau
19 Desember 2008 pada 13:11
Memang Dia Sungguh membuat kita lepas dari banyak beban, Dia selalu ada, Dia selalu setia di tengah2 ketidak setiaan kita……….
19 Desember 2008 pada 13:52
jadi merasa bersyukur masih punya bapak yang selalu ada buat saya…
19 Desember 2008 pada 14:41
dalem banget….
love you daddy so much
19 Desember 2008 pada 23:18
selamat deh yang masih punya foto ayahnya.
Aku sendiri tak punya
20 Desember 2008 pada 01:18
kangen mas….
peluk beliau dalam doa
20 Desember 2008 pada 01:29
dalam !!!!
……………………..
20 Desember 2008 pada 02:56
aku jadi rindu bapakku juga nih
20 Desember 2008 pada 03:14
ndak bisa ngomong apa2 aku bos, lidahku kaku.
20 Desember 2008 pada 03:46
kebaikan ayah akan selalu dikenang..
do’a adalah hadiah yang paling indah buat beliau.
20 Desember 2008 pada 05:21
selamat ulang tahun buat ayah,, dan semoga tempat yang terbaik bagi beliau di keabadian!!
20 Desember 2008 pada 06:15
“jadi kapan De,?” ah pertanyaan Ayah yang tak jua mampu saya jawab ….
20 Desember 2008 pada 06:52
bang………
aku doakan ada tempat yang damai di rumah bapa untuk ayahmu,bang
pasti ada kedamaian disana
salam hangat selalu
20 Desember 2008 pada 07:34
Tabahkan Hatimu…
20 Desember 2008 pada 09:17
ayah adalah suaminya ibu
sumber kasih
ibu adalah istrinya ayah
sahabat sejati
…..
20 Desember 2008 pada 09:26
Mmm…. mmm…. mmm…. mmm…. aku membaca puisi ini menjadi rindu. Rindu ingin bertemu dengannya, walau hanya sedetik saja.
20 Desember 2008 pada 11:58
photo ayah ? hmm, aku tak punya.
andai saja kurasakan belaian tangannya di kepalaku di perjalanan hidupku……
20 Desember 2008 pada 12:50
Ayah?..hiks..
Kita sama-2 dah kehilangan sosok ayah ya bang? Semoga ayah-2 kita diterima di sisiNYA.
Amin..
20 Desember 2008 pada 13:05
so, jadilah ayah yang baik, sehingga kelak anakmu akan senantiasa mengenang dan mendoakanmu selalu.
20 Desember 2008 pada 13:44
Ah, Mas, jadi ingat almarhum bapakku…
20 Desember 2008 pada 16:16
Semoga dia tenang di sana ya…
Salam kenal mas
21 Desember 2008 pada 00:55
salam kenal…
mampir ke blog saya ya.. plisss baca dengan seksama, berpikir positif & analisa benar”… semoga sukses ya….
21 Desember 2008 pada 02:13
yang lain bicara ibu , tapi ini ayah… bagus
21 Desember 2008 pada 05:34
posting yg buatku juga mengingat sosok yg sama…
21 Desember 2008 pada 06:03
disaat hari ibu disini merindukan ayah
manteb.
21 Desember 2008 pada 12:35
semoga sang ayah tenang dalam pangkuanNya sobatku……
21 Desember 2008 pada 21:55
jadi rindu ayahku…
22 Desember 2008 pada 01:27
ayahku power rangerku
moga anakkupun begitu memandangku
7 Februari 2009 pada 13:27
ayah anak mu selalu merindukan,ayah aku ingim cepat pulang aku jauh dari kampung ayah saat aku kini merantau mencari nafkah kini aku setiap malam setiap ingin tidur selalu kebayang ayah aku ingi menemui ayah di waktu ,malam tiba aku teringat waktu kita bersama bersendaugurau aku selalu meledek ayah , ayah aku selalu berdoa untuk ayah yang tercinta
26 Februari 2009 pada 11:00
Lianangan air mataku,menyayat goresan goresan rinduku akan hadirmu..biarlah jiwa ini tenang..walau hdrmu hnya sekejap dlm hidupku..namun bgt indah kenangan itu untkq..
Ayah..ak tau tau kau paham akn rasaku..tenanglah kau ddlm SURGANya..
Ayah..ak rindu..rindu..
19 April 2009 pada 02:49
ayah mengapa setiap nak agung tidur selalu terucap dari bibir, dengan nada ” ayah nak agung kangen ayah “, nak agung ingin ketemu dengan ayah di dalam mimpi sudah lama nak agung tidak melihat ayah, waktu nak agung SMP setiap hari selalu bersama ayah, ayah selalu mengajarku selalu memberi bimbingan, kian lama nak agung sudah tidak bertemu dengan ayah, sejak keluar dari SMP sampai keluar Kuliah tidak bertemu Dengan ayah lamanya sudah 8 tahun tidak bertemu, baru lebaran tahun 2008 nak agung baru ketemu dengan ayah, mengapa ayah tidak merasakan rasa rindu dengan nak agung, nak agung setiap malam tiba nak agung selalu merasakan seolah di depan mata nak agung ada ayah, ayah nak agung rindu dengan ayah, ayah nak agung ingin cepat pulang ketemu dengan ayah, tapi nak agung takut di marah in dengan ayah,ayah selalu memarahi nak agung, nak agung tau ayah tidak suka dengan tingkah laku nak agung, di dalam hati ayah sebetulnya tidak sayang ama nak agung, pada hal nak agung selalu memberi kasih sayang pada ayah tapi ayah tidak merasakan apa kasih sayang itu, setiap nak agung menghubungi HP ayah selalu di matiin, ama ayah pada hal , HP yang di ayah itu pemberian nak agung, PULSA juga selalu di kirimin nak agung, mengapa ayah seperti itu ama nak agung, emang nak agung tidak pantas jadi anak ayah, bukan anak ayah, tapi ayah jangan seperti itu dengan nak agung, nak agung selalu sabar mengahadapi semua cobaan yang nak agung alami setiap hari, teman – temanku tolanglah aku sadarkanlah ayah ku, biar ayah ku sadar apa yang dialami nak agung selama ini……..
28 April 2009 pada 02:55
To Ayah
Ayah pada tgl 25 April tepatnya pada hari sabtu siang jam 2, kami sedang makan di warung makan sebelah kontrakan nak agung Hp itu ketinggalan di meja makan, tapi Cuma ketinggalan 3 menit Hp itu sudah tidak ada !!!! nak agung kehilangan Hp yang nak agung sayangi ? ayah apa salah nak agung dan apa dosa nak agung , apakah Hp itu bukan milik nak agung , anak sadar bahwa semua ini udah takdir , emang belum jadi rizki nak agung, nak agung iklas semua itu, Allah Sabar kan Hati Naka Agung , Ampunilah Dosa-Dosa Nak Agung……………. Amin Yarobbbal Nga’lamin
28 April 2009 pada 02:55
To Ayah
Ayah pada tgl 25 April tepatnya pada hari sabtu siang jam 2, kami sedang makan di warung makan sebelah kontrakan nak agung Hp itu ketinggalan di meja makan, tapi Cuma ketinggalan 3 menit Hp itu sudah tidak ada !!!! nak agung kehilangan Hp yang nak agung sayangi ? ayah apa salah nak agung dan apa dosa nak agung , apakah Hp itu bukan milik nak agung , anak sadar bahwa semua ini udah takdir , emang belum jadi rizki nak agung, nak agung iklas semua itu, Allah Sabar kan Hati Nak Agung , Ampunilah Dosa-Dosa Nak Agung……………. Amin Yarobbbal Nga’lamin
28 April 2009 pada 02:56
To Ayah
Ayah pada tgl 25 April tepatnya pada hari sabtu siang jam 2, kami sedang makan di warung makan sebelah kontrakan nak agung Hp itu ketinggalan di meja makan, tapi Cuma ketinggalan 3 menit Hp itu sudah tidak ada !!!! nak agung kehilangan Hp yang nak agung sayangi ? ayah apa salah nak agung dan apa dosa nak agung , apakah Hp itu bukan milik nak agung , anak sadar bahwa semua ini udah takdir , emang belum jadi rizki nak agung, nak agung ikhlas semua itu, Allah Sabar kan Hati Nak Agung , Ampunilah Dosa-Dosa Nak Agung……………. Amin Yarobbbal a’lamin
5 Mei 2009 pada 08:29
hmm……..
terbersit di ingatanku……
kehadiranmu menanamkan dasar dijiwaku
yayaya….. ketegasan dan kelembutanmu
tertanam dalam…. sedemikian dalaaaaam….
Kini engkau telah pergi…. kepangkuanNYA
Meninggalkan rindu yang tertoreh demikian dalaam
Entaaaah…. Entah kapaaan ku dapat berjumpa kembali
Walaaau hanya dalam mimpi… bunga tiduuur
sungguh saat itu sangat kunanti nanti…
Hadirlaaaaaaah…..
Datanglaaaaaah….
Penuhilah mimpiku dengan kehadiranmu
Sungguh ku merindukanmu
Dalam diam menetes setitik air mataku…
yayaya Ayah engkau ku rindu…
Salam Sayang
Salam Kangen
Salam Hormat
semoga engkau bahagia di sana…..
Salaaaam ….
14 Juli 2009 pada 03:00
semoga sukses ayah
29 Juli 2009 pada 02:59
ayah aku yakin pasti kamu menantiku,dan aku juga merindukanmu ayah,aku ingin bersamamu, aku akan pulang ayah….!!aku rindu…..
salam hangat dari ananda…..