Mabuk aku!
Mendengar kata-kata yang memecah Jiwa
Yang mengelegar menembus Qalb.
Melayang jiwaku……
Tanpa kata,
Tanpa suara.
Hanya kesadaran Rasa
Aku menikmati
Kata dan suara.
Hening………..
Mabuk aku!
Mendengar kata-kata yang memecah Jiwa
Yang mengelegar menembus Qalb.
Melayang jiwaku……
Tanpa kata,
Tanpa suara.
Hanya kesadaran Rasa
Aku menikmati
Kata dan suara.
Hening………..
kamar ini tak begitu luas.
Di kamar ini pula anak-anak sajak lahir dari rahim malam.
Setelah anak-anak sajak lahir,di rawatnya dengan baik.
Diberinya susu kata agar menjadi anak-anak sajak yang montok dan tentunya mengemaskan.
Kadang,anak-anak sajak selalu saja ada yang nakal.
Tak mau diberi susu kata.
Maka,Sang empunya harus bersabar untuk merawat dan mengasuhnya.
Agar kelak ia menjadi anak sajak yang baik.
Kadang juga bila nakalnya sudah keterlaluan,akhirnya saya melepaskannya untuk pergi ke mata para pembaca.
Maka,bila ada anak-anak sajak saya yang kurang susu kata dan mengalami kekurangan gizi kata,mohon sekiranya dimaafkan.
Karena saya yang mengasuh dan merawatnya,kadang tak sabar untuk melepaskannya pergi ke mata para pembaca.
Dan mohon untuk dimaafkan.
Salamku,
langitjiwa.