Arsip untuk 9 Desember 2008

IBSN : Suara Yang Membuat laki-laki itu Bersimpuh Pada Tanah Merah.

Posted in IBSN on 9 Desember 2008 by langitjiwa

laki21
Wajah alam semesta kini telah begitu renta.
Auranya memancarkan kegelapan.Bersama Sejuta kegelisahannya ia tumpahkan bersama airmata hujan.
Airmatanya telah meluluh lantakan manusia-manusia beserta bangunan-bangunannya.
Meluluh lantakan bangunan-bangunan yang dibangun atas nama keringat dan cita-cita.
Dan orang tua kehilangan anak-anaknya,anak-anak kehilangan orang tua,sanak saudara entah dimana.
Manusia menangis,alam semesta tak sedikit pun ia menunjukan wajah berduka cita.

Lalu,terlihat seorang laki-laki sedang mengais-ngais sesuatu dengan sebuah batang ranting kayu mahoni.
Mencari apa yang dicari di reruntuhan bangunan rumahnya.Entah.

Sebelumnya laki-laki itu waras,
Bersama waktu yang terus berlari ia mulai berbicara untuk dirinya sendiri.
Marah-marah sendiri,tersenyum sendiri,merenung tak jelas.
Akhirnya laki-laki itu menjadi gila!
Gila,kehilangan harta benda. Gila,kehilangan orang-orang yang dicintai dan dikasihi.
Dulu laki-laki itu perlente, sekarang yang melekat ditubuhnya hanya pakaian compang camping.
Kumis dan janggutnya tak terpelihara.
Mulutnya mengeluarkan aroma tak sedap,bila ia tertawa terbahak-bahak terlihat deretan gigi-giginya yang kuning.

Tiba-tiba,laki-laki itu berteriak dengan lantang,sambil menunjukan jari telunjuknya keatas langit biru.

” Hai Tuhan ! Apa yang telah terjadi dengan diriku,beserta manusia yang ada di muka bumi ini.Dan apa salah kami.”

Tiba-tiba,deru angin menghantam wajahnya.
Awan gemawan menjadi hitam pekat.
daun-daun tertunduk,debur ombak terdiam,
Matahari redup.

Laki-laki itu menampakan wajah kegelisahannya.
Dan,terdengarlah suara begitu sangat lembut:

*” Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka (bumi). Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”

Kedua kakinya bergetar.
Perlahan-lahan laki-laki itu menundukan kepalanya.
Akhirnya ia bersimpuh pada tanah merah,semerah luka pada jiwa dan hatinya.
Lalu,bagaimana dengan suara itu?
Hanya laki-laki bertubuh kecil itu yang tahu jawabnya darimana datangnya suara nan lembut itu.

l a n g i t j i w a.
*QS. 28 : 77.
Photo by; Vilhjálmur Ingi Vilhjálmsson

  • Photobucket
  • WarungPuisi
  • ">Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • "Indonesians’
  • outils webmaster
    alternative media
  • Photobucket
  • Profil Facebook Langitjiwa Andra
  • Photo by: Raraindra Prakasa

    Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket
  • Galeri

    Daily Painters
    Art Gallery
    Contemporary original art for sale by painting a day artists and habitual painters, from the Daily Painters Art Gallery
    contemporary
    original art for sale

    www.dailypainters.com
  • Award From ;Alex

    Photobucket
  • Award Best Influence Blog From; GusTALKS( Semarangreview)

    Photobucket
  • Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.
  • free counter
    free counter
  • ip-location
  • menghitung hari :

    Desember 2008
    M S S R K J S
    « Nov   Jan »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • pasal 9 ayat : kata-kata

    "....menulis bagiku adalah ungkapan rasa pada jiwa dan hatiku.Dimana ia tersimpan pada langit-langit kesadaran rasa. kata-kata tercipta dari perenungan dan menyelam pada lembah hakekat kata.Walau tertuang dengan kata-kata sederhana.maka aku akan menyelaminya dimana kata-kata menjadi hikmah bagi diriku,walau itu hanya dengan satu kata-kata !" langitjiwa.
  • Cahaya Sajak

    Di bibir malam,kau menyalakan satu batang lilin kerinduan yang kau bakar dari api kata-kata sajak Cintamu Dengan kata-kata sajak cinta darimu telah menjadikan bintang-bintang di angkasa luas dan bulan purnama merah membara,dan terbakar. yang menjadikannya percikan bunga-bunga api kata-kata! Pada malam di hutan waktu yang telah menjadikan kata-kata sajakmu telah terbit dari cahaya jiwamu, dan terbaca pada matahatiku. Dan,menerangi pada ruang hatiku,selamanya! l a n g i t j i w a
  • Moon light
  • qizink la aziva

    ' ada tanda menunggu menjadi waktu'
  • Coretanku

    Berpisah denganmu, bagai mata tak berair pada telaga kerinduanku. Sungguh, terhempas aku pada celah sunyi malam yang tak terobati. l a n g i t j i w a
  • arsip

  • sahabat berkomentar:

    jee di TERMINAL KEBERANGKATAN
    sunarnosahlan di TERMINAL KEBERANGKATAN
    adi sucipto di IBSN : Suara Yang Membuat laki…
    adi sucipto di IBSN : Suara Yang Membuat laki…
    zeromask di TERMINAL KEBERANGKATAN
    fitri hermawati di Buku tamu:
    ceritapenulis di UNTUK KESEKIAN KALINYA AKU MEN…
    izmi di Aku Benci kamu!
    reki klewer di Menyapamu
    otakberpikir di Jalan Sufi
    atmakusumah di Buku tamu:
    rizkaaa di Rindu Ayah
    Willy Wungo di AMELIA
    bluethunderheart di TERMINAL KEBERANGKATAN
    meylya di TERMINAL KEBERANGKATAN
  • Selamat Datang

    Terima-Kasih,sudah singgah dirumah kontrakan ini.Bila ingin melanjutkan perjalanan hati-hati di jalan Maya.
  • Subscribe in a reader
  • Brinks Home Security

    Sponsored by: Brinks Home Security
  • nasibmu..

  • kunjungan sahabat:

  • Meta