jalanan basah di guyur hujan satu hari dan suara hati makin lamat kudengar merdu. merasa, merasai dan merasakan. ( Sidoarjo, 09 april 2013 )
SAJAK-SAJAK LANGIT
DARK CHOCOLATE
Sehabis hujan sore-sore kau benahi rambut blonde dan melipat senyummu juga menyelimuti tubuhmu yang cendayam dan berbisik pada dinding telingaku. ” lelakiku,Kita tidak dapat menyembuhkan penderitaan dunia, tetapi kita dapat memilih untuk hidup dalam sukacita, kau seperti dark chocolate tak habis kucecap selalu.”
( langitjiwa. 2012 )
GADIS KOTA
Gadis itu membaca buku, sendirian di bawah payung pantai-nya, pura-pura santai, sedangkan jiwanya takut pada kemungkinan tidak pernah menemukan cinta dalam hidupnya.
( LANGITJIWA ANDRA. 2012 )
WANITAKU,
Aku katakan kepada kau : Pasir waktu telah terkikis untuk sebuah perubahan yang konstan, cinta saja tak cukup meskipun dari mereka telah pergi dan kembali.
( langitjiwa andra. Desember 2012 )
CATATAN DESEMBER
Seperti apa ketika rengkuh tak sampai ? Seperti mengapai timur dan barat. Seperti apa ketika dicintai dan mencintai ? Seperti rambut dibelah tujuh
Kini kau meletakkan hatimu di atas kertas dan ke dalam musik yang menyentuh. Di dua senja seseorang datang dengan mengirimkan dunia dalam genggaman, warna warni kebahagiaan dan emosi.
( Langitjiwa )
MATA SENJA
Matamu laut yang gelisah
Menciptakan gelombang udara menghantam kesunyian
Segala tersirat perlahan menyeruak, merobek langit sore
Mencuri mimpi-mimpiku juga membunuh doa-doaku
Dan menancap pada pasir yang berbisik
( langitjiwa andra. Bono. Des.2012 )
NYANYIAN SENJA
Awan begitu berat ketika aku mengantarkan kau ke pintu gerbang, waktu telah meminta langkah kakimu.
Tinggal desau angin dengan segenap iklas menyentuh dedaunan.
Berguguran, terbang melayang terbang tanpa tenaga
( langitjiwa andra. Nov. 2012 )
LAUT YANG TELAH MEMBAWAMU DARI MUSIM KE MUSIM
Kini aku menemukanmu di dalam botol pada tepi pantai
Di mana debur ombak memukul dari dua sisi menyentuh kaki
( langitjiwa andra. Nov. 2012 )
SEPARAH SENJA AKU MENULIS
Sedang perjalanan bukan setengah cara melangkah,
Perjalanan adalah melipat semesta raya.
Sedang cinta bukan setengah memeluk, tapi
Bagaimana meliputi tanpa batas.
Aku menuliskan ini di antara tumpukan buku dan foto-foto kenangan tergantung letih pada dinding
Dingin dan kaku
( langitjiwa andra. 2012 )
KOCIEZ
Kata-kata pun ambruk, tak kuat menahan nyeri makna
Seperti buih-buih busa bir pecah di tepian gelas
( langitjiwa andra. Nov. 2012 )
KALAU AKU TAK ADA
Angin merdeka kebebasanku
Sedang pisau-pisau tajam
Menghujam hatimu yang menatap dalam segala kenang
( Surabaya. Nov.2012 )
EAST JAVA WRITER
ANTOLOGI TUNGGAL PUISI LANGITJIWA ANDRA
CATATAN PUKUL 2 DINI HARI
CATATAN PUKUL 2 DINI HARI
Perempuan bumi berlutut
Memangku malam yang pingsan
Di mana pasir waktu telah terkikis
Lupa untuk beristirahat dalam dirinya sendiri
Masihkah kau ingin
Di mana cinta telah menjadi batu
Jatuh di atas sampan
Yang akan membawa
Dari musim ke musim melulur jauh
Membuang kegelisahan yang mati
Menuju samudera raya
( langit )
Sepenggal Sajak Dari Joseph Brodsky
Aku berharap kau ada di sini, sayang,
di belahan bumi ini,
saat aku duduk di beranda minum bir.
Ini malam, matahari terbenam,
anak laki-laki berteriak dan burung camar menangis.
Apa gunanya lupa
jika itu diikuti dengan mati?
( Joseph Brodsky )
NATRUE – Samuel Taylor Coleridge -1772 – 1834
NATURE
It may indeed be fantasy when I
Essay to draw from all created things
Deep, heartfelt, inward joy that closely clings;
And trace in leaves and flowers that round me lie
Lessons of love and earnest piety.
So let it be; and if the wide world rings
In mock of this belief, it brings
Nor fear, nor grief, nor vain perplexity.
So will I build my altar in the fields,
And the blue sky my fretted dome shall be,
And the sweet fragrance that the wild flower yields
Shall be the incense I will yield to Thee,
Thee only God! and thou shalt not despise
Even me, the priest of this poor sacrifice.
( Samuel Taylor Coleridge -1772 – 1834 )

